Deskripsi Pekerjaan
Bergabunglah dengan Misi Kami dalam Membentuk Masa Depan Inklusif!
Kami mencari seorang Guru Bimbingan Konseling (BK) yang berdedikasi dan berpengalaman untuk bergabung dengan tim profesional kami. Di lingkungan sekolah inklusif yang dinamis, Anda akan menjadi garda terdepan dalam mendukung kesejahteraan emosional, sosial, dan akademik anak-anak berkebutuhan khusus. Jika Anda memiliki passion yang kuat dalam membantu siswa ABK mencapai potensi terbaiknya, kami ingin mendengar dari Anda.
Mengapa Bergabung Bersama Kami?
- Pengalaman Kerja Profesional: Lingkungan kerja yang mendukung dan kolaboratif.
- Benefit Komprehensif: Termasuk asuransi kesehatan, tunjangan pendidikan, dan jadwal fleksibel.
- Impactful Work: Berkontribusi langsung dalam perubahan hidup anak-anak dan keluarga mereka.
Tanggung Jawab
- Melakukan asesmen psikologis dan evaluasi perkembangan sosial-emosional siswa untuk menyusun program bimbingan yang individual (RPPK).
- Memberikan konseling individu dan kelompok untuk mengatasi hambatan belajar, perilaku, dan tantangan emosional siswa ABK.
- Mengembangkan strategi pendampingan khusus bagi siswa dengan gangguan autisme, ADHD, tunarungu, atau disabilitas lainnya.
- Memberikan edukasi dan pelatihan bagi orang tua dan wali untuk mendukung proses adaptasi siswa di lingkungan sekolah dan rumah.
- Berkolaborasi dengan guru kelas dan tenaga medis/terapis untuk menyusun rencana pendampingan integratif.
- Membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan sosial, komunikasi, dan kemandirian.
- Mencatat dan memantau perkembangan siswa secara berkala untuk memantau progres terapi.
Kualifikasi
- Lulusan S1 Psikologi atau S1 Pendidikan Khusus (Terakreditasi A/B).
- Memiliki sertifikasi guru (Sertifikasi Guru Profesional) dengan spesialisasi pendidikan khusus atau konseling.
- Pengalaman kerja minimal 2 tahun di bidang bimbingan konseling, terapi perilaku, atau pendidikan anak berkebutuhan khusus.
- Pemahaman mendalam tentang berbagai jenis disabilitas (autisme, Down syndrome, hiperaktif, dll) dan strategi intervensinya.
- Kemampuan komunikasi yang efektif, empati tinggi, dan ketahanan emosional.
- Fluensi dalam Bahasa Indonesia dan Inggris (untuk dokumentasi) adalah keunggulan.
- Mengerti prinsip-prinsip inklusi dan desain pembelajaran universal (UDL).